jNtYOP9RL9sfaCWlCgVIAFDj2cM

Nov 6, 2013

Mari Merombak Blog, Mari Berevolusi

Orang bijak bilang "Jadilah diri sendiri", nah gue mau mencoba jadi diri sendiri. Kenapa? Setelah gue baca-baca lagi isi blog gue, bahasa blog gue ini pake bahasa Indonesia baku, itu bukan gue. Dalam kehidupan sehari hari, gue ya gini, cara ngomong gue gini, agak susah sebenernya menulis blog pake bahasa Indonesia baku. Tapi bukan berarti gue ga suka bahasa Indonesia baku, gue cuma pengen pembaca blog gue ini ngerasa santai dan nyaman, bukan kaya baca buku pelajaran. Bahasa persatuan kita tetep Bahasa Indonesia kawan, dan kamus kita tetap Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Karena keinginan gue jadi diri sendiri itu, makanya mulai dari postingan ini, gue bakal pake bahasa sehari-hari gue. Postingan lama biarin aja ga gue rombak, biar jadi kenangan. Beberapa tombol menu blog gue juga ubah, tombol GADGET gue ubah jadi TEKNOLOGI. Kenapa gue ubah, karena teknologi bahasannya lebih luas dibanding gadget. Terus tombol KONTAK gue ubah jadi SIAPA GUE untuk menghilangkan kesan kaku.

Bagi pembaca yang pengen liat blog gue ini sebelum dirombak, ini screenshootnya :
Menu GADGET udah keubah, ga sempet screenshoot

Selain itu, gue juga rombak isi artikel SIAPA GUE, soalnya sebelum dirombak bahasanya kaku banget. Maaf ga bisa nampilin yang sebelum dirombak, lupa screenshot, hehe.

Kalo soal jenis huruf, gue ga ubah karena gue rasa emang udah pas, ga bikin mata sakit. Sebenernya masih banyak perombakan lain, tapi kayanya pembaca bisa bandingin sendiri antara screenshoot di atas dengan keadaan blog sekarang. 

Mohon kritik dan sarannya ya, kalo emang lebih bagus dengan gaya penulisan dan tampilan blog gue yang dulu, gue balikin lagi nanti. Penulis adalah hamba, pembaca adalah Raja

Nov 4, 2013

Salam Sapa Blogger Personal

Halo pembaca, 
Untuk perkenalan, saya adalah Kevin Santoso, berumur 20 tahun, dan sedang berkuliah di Universitas Padjadjaran, Bandung. Untuk lebih informasi lebih lengkap soal identias saya, bisa klik di siniSebenarnya saya udah tahu tentang blog ketika saya berada di sekolah menengah pertama. Ya, sekedar tahu, karena waktu itu ada tugas dari guru untuk membuat blog. Setelah  itu saya tidak pernah menyentuh blog saya lagi.

"Terus kenapa mulai ngeblog lagi?"

Ketika saya sekolah menengah pertama, saya membaca buku Raditya Dika yang berjudul Kambing Jantan, ada salah satu bagian di bukunya, di mana Raditya Dika membuat blog. Terbesit di benak saya untuk membuat blog juga, tapi tidak jadi karena niatnya belum bulat. Sampai di saat saya tau ada seorang artis Twitter, Alit Susanto, dia adalah seorang penulis buku dan sekaligus seorang blogger. Saya sering membaca blognya. Di salah satu artikelnya yang berjudul Ayo Nge-Blog, Ayo Gajian, dia menjelaskan bahwa ketika kita ngeblog dan memasang iklan, kita dapat mendapatkan pendapatan tambahan. Saya tertarik, saya niatkan diri saya untuk serius ngeblog. Umur blog saya ini masih seumur jagung, tapi saya tidak minder. Saya banyak mencari informasi tentang bagaimana mendapatkan traffic yang bagus, apa itu SEO, dan lain-lain. Tapi saya stuck di bagaimana optimisasi SEO, saya masih bingung. Mohon bantuannya para Master. 

"Apakah blog ini adalah blog personal?"

100% personal, buktinya di tab kontak adalah identitas saya sebagai perorangan. Semua isi dari blog ini saya buat sendiri, kecuali promosinya saya dibantu oleh teman-teman saya, hehe.


Photobucket


  "Kenapa ingin bergabung di Blogger Energy"

Setelah saya baca-baca di internet, saya tidak menemukan cara bagaimana membuat blog saya mempunyai traffic yang besar. Memang sih blog saya masih berumur jagung, tapi saya rasa pasti ada caranya, hanya saya belum mengerti. Saya memilih Blogger Energy sebagai wadah bertukar pikiran antar-blogger karena saya yakin, komunitas ini adalah yang terbaik. Kenapa? Dari cara untuk gabung dengan komunitasnya saja saya perlu menulis satu artikel, dibandingkan dengan grup lain tidak perlu ada syarat apapun. Dalam benak saya, ketika untuk masuk saja sudah diuji seperti ini, berarti di dalamnya ada sekumpulan orang yang mahir dalam dunia per-blogging-an.

SEKIAN.

Tips Fotografi Tetesan Air


Pernah terlintas tidak di pikiran anda untuk memotret hal yang mungkin setiap hari bisa Anda temui? Jawabannya, apa ya? Oke, kali ini saya ingin memberi sedikit cara bagaimana kita bisa memotret tetesan air. Mengapa air? Karna kalau kita bisa mengambil tetesan air dengan sempurna itu bukan hanya menjadi hal yang bagus, tapi bisa di pandang dengan indah. Salah satu Keunggulan utama menggunakan kamera SLR, adalah bahwa Anda bisa mengambil fokus pada subjek secara langsung melalui lembaran-lembaran kaca dalam lensa.

Pertama-tama Mari Mulai Dengan Mengkondisikan Sebuah Home Studio.
Bagi pemula, setetes air perlu jatuh ke dalam sesuatu yang membuatnya terlihat cukup jelas untuk dapat fokus secara langsung. Seperti yang dapat Anda lihat dengan Settingan saya di bawah ini, sebuah tangki ikan yang sempurna. Selanjutnya, saya harus untuk memiliki kesempatan terbaik untuk menangkap air yang jatuh, perkiraannya bahwa air tersebut jatuh ke dalam wilayah yang sama dengan setiap splash nya. Oleh karena itu, saya menempatkan kantung plastik dengan lubang kecil dari atas tangki. Jika settingan Anda sama dengan gambar berikut, perlu diperhatikan juga pencahayaan yang baik dan background yang bagus di belakang tangki untuk pewarnaannya. 


Dimanakah sebaiknya Anda harus focus?
Ketika memotret air, yang terbaik untuk mengatur kamera SLR digital Anda ke salah satu prioritas rana atau modus manual (jika menggunakan Extension Tube). Anda juga perlu mematikan lensa AF (fokus otomatis). Sebaliknya, prefocus melalui kaca dan ke ujung pensil, Tahan kamera dan bidik kira-kira 1cm di atas air di wilayah yang sama Anda mengantisipasi tetesan jatuh. Ketika Anda melihat melalui View Finder, Anda akan melihat titik fokus merah, berkedip di sekitar ujung pensil. Ketika ini terjadi, perhatikan posisi Anda berdiri dari subjek. Hal ini menunjukkan bagaimana dan apa yang Anda perlukan ketika mengambil foto. Jangan mengaktifkan kamera Anda dari atau perubahan focal length lensa pada tahap ini, atau pengaturan Anda akan hilang. Sekarang Anda siap untuk menembus lubang kecil di kantung plastik tersebut dan mulai mengambil foto.

Tips Berguna Lainnya
- Pastikan anda menggunakan lensa makro yang benar untuk hasil yang terbaik.
- Secara teori Anda perlu mengambil gambar ratusan kali untuk mendapatkan beberapa foto yang anda inginkan.
- Latihan menjadikan pengambilan gambar lebih sempurna. Fotografy air makro membutuhkan banyak kesabaran.

Berikut video tutorial fotografi tetesan air:

Sekian artikel Tips Fotografi Tetesan Air, semoga bermanfaat.

Pantai Plengkung, Banyuwangi "Surganya Peselancar Dunia"





















Pantai Plengkung, atau lebih dikenal dengan nama G-Land, adalah pantai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo,Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Plengkung dapat dicapai selama setengah hari perjalanan darat dari Bali. Pantai Plengkung juga bisa dicapai dengan boat sewaan dari Bali. Plengkung dapat dicapai selama setengah hari perjalanan darat dari Bali. Pantai Plengkung juga bisa dicapai dengan boat sewaan dari Bali.


Pantai Plengkung berlokasi di bagian tenggara Pulau Jawa, berada dalam gugusan pantai selatan Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, sehingga Pantai Plengkung termasuk pantai berombak besar. Ombak besar ini dihasilkan oleh sistem bertekanan rendah yang berasal dari selatan (Antartika). Pantai Plengkung juga terletak di sisi timur Teluk Grajagan, maka dari itu sisi kanan Pantai Plengkung memiliki ombak lebih dominan. Ombak Panjang Plengkung berbentuk memanjang, tinggi, dan berkecepatan tinggi. Ombak Pantai Plengkung juga membentuk tabung ombak hampir sempurna sehingga menjadi favorit para penggila olahraga surfing.

Angin lepas pantai yang berhembus di Plengkung terjadi antara bulan April dan September. Hal ini menyebabkan ombak paling besar terjadi pada bulan-bulan ini. Pada waktu-waktu tersebut ombak datang bertahap, masing-masing berlangsung selama beberapa hari, dengan rentang beberapa hari di antara setiap ombak. Gelombang cenderung lebih besar dan lebih baik pada saat pasang, jadi waktu yang terbaik untuk merencanakan perjalanan surfing adalah seminggu setelah masa bulan purnama atau bulan baru, karena pada waktu-waktu ini gelombang tinggi terjadi selama setengah hari.

Ombak di pantai Plengkung dibagi menjadi 3 tingkatan. Pertama untuk tingkat profesional dengan ketinggian ombak 6-8 meter. Tingkat sedang dengan ketinggian ombak 5-6 meter. Dan tingkat pemula 3-4 meter. Waktu terbaik untuk surfing di pantai ini adalah pada bulan Juli - September karena pada bulan-bulan ini ketinggian ombak mencapai puncaknya. Sebagian besar pengunjung di pantai ini adalah turis asing yang kebanyakan seorang peselancar baik pemula maupun profesional.

Foto-foto untuk Pantai Plengkung lainnya bisa dilihat di sini.

Sekian artikel dari saya tentang Pantai Plengkung, Banyuwangi "Surganya Peselancar Dunia". Semoga bermanfaat.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review